Jumat, 18 Oktober 2013

I'm a LIVERPOOL

Cerita ini berawal setelah diriku wisuda. Pejalananku bermula ke kota Marseyseid, Liverpool. disanalah perjalanan karierku bermula yakni ditawarkan bermain sepakbola disalah satu klub propesional Liverpool FC junior dengan dengan masa percobaan 6 bulan. “oh iy lupa genk, hobby ku bermain sepakbola”. Lanjut ke cerita ; tidak perlu diceritakan gimana bisanya aku nyampe kesana. Tapi yang pastinya aku dibawa oleh seorang warga Negara asing panggil saja Jhon Henry. Dia bilang bahwa diriku punya talenta besar dan dia sukak liat ku bermain sepakbola. “waaaaah dalam diam ternyata ada yang memperhatikanku saat bermain sepakbola, Cihuuuy “ :P . Dan disaat itulah dia resmi menjadi agen sepakbola ku.. “hahahaha kayak pemain2 eropa aja”.
            Dalam kurunnya waktu, bermain sepakbola ku mulai lihai. Dan bisa dibilang menjadi salah satu tulang punggung klub. Saat bermain diklub Coach (pelatih) menempatkan ku sebagai pemain gelandang serang tengah. Tidak tau kenapa kayaknya dia tau bahwa itu adalah posisi favoritku. Setelah 6 bulan masa percobaan. Dari pihak klub memintaku untuk bermain sedikit lebih lama dan memberikanku kontrak bermain yang berdurasi 2 tahun. Tidak tau berapa bayarannya 2 tahun itu. Tapi yang pastinya dihitung dalam rupiah perpekannya 25.000.000,-. “naaaah perbulan, pertahunnya berapa ? Hitung sendiri aja ya”.
            Cerita sedikit kehidupan ku disana. Ternyata bermain disana sangat berbeda dengan di Indonesia. Disana aku ditempat tinggalkan di mess bersama –sama dengan teman setim ku. Kalau di Indonesia bisa di bilang seperti sebuah apartemen. Mau ngapai aja terserah disana lengkap, baik itu menu makan, permainan. Tapi yang pasti kondisi fisik di cek setiap hari dilakukan oleh seorang dokter medis yang ahli. Hampir Hari-hari ku diisi dengan latihan bersama. Dan waktu untuk menjelajah kota marseysaid setelah waktu latihan berakhir. “Naaaah ada yang kita harus diketahui, bahwa bayaran bermain disana sebenarnya sama dengan di Indonesia. Yang membedakannya mungkin besar nominalnya. Kenapa bisa bilang demikian karena putaran ekonomi disana hamper sama dengan di Indonesia”.

            Kembali fokus di kompetisi, saat itu melawan dengan klub satu kota Everton FC junior. Ini salah satu derby sekota di Liverpool. Diriku diberi coach kesempatan  bermain Line Up pertama sebagai gelandang serang tengah bahasa kerennya playmaker. “masih bingung..?” “oke tak jelasin”; gelandang serang tengah (playmaker) itu biasa disebut sebagai pengatur serangan. Dipertandingan tersebut bermain dengan tensi tinggi dan memanas. Kedua tim saling jual beli serangan dan babak pertama berakhir dengan skor 0-0. Masuklah semua pemain keruang ganti, coach sedikit kecewa dengan permain babak pertama yang tidak berujung goal. Apalagi kami bermain home saat itu atau bertindak tuan rumah. Coach pun memberikan masukan dan motifasi untuk membakar semangat kami semua. Pluit pun berbunyi bertanda babak kedua dimulai. Kami bermain press atau ngotot bertujuan agar tim lawan merasa kewalahan. Tapi nyatanya tim lawan bermain dengan strategi yang sama. Hahaha kayaknya kedua coach mempunyai pemikiran yang sama. Karena keasyikan menyerang, defender atau pemain bertahan sedikit kurang konsentrasi tepatnya dimenit 64’ berawal dari Counter Attack dari Everton FC yang berujung goal pertama selama pertandingan berlangsung dan mereka merayakannya tepat di pendukung kami skor berubah menjadi 0-1. Dalam waktu 10 menit kemudian Liverpool membangun serangan hasil tendangan ku menghasilkan sepak pojok (corner kick). Sepak pojok pun dilepaskan kemudian di sundul oleh pemain depan dan bersarang di sudut dalam gawang lawan. Kami pun merayakan kegembiraan tepatnya disudut lapangan bersamaan dengan gemuruhnya suara para pendukung skor pn 1-1

Lagi-lagi kami bermain dengan memanas .. karena Aku mengantongi kartu kuning setelah menjatuhkan pemain lawan.. hahaha sedikit emosi.. truz memasuki menit-menit akhir.. kami terus menekan tim lawan.. kami mencoba menyerang melalui sayap.. tepatnya di menit 88' bola di lintang kedalam ( crossing ) lalu ditanduk oleh rekan setimku membentur mistar gawang dan bola pun masih berada dalam lapang tepatnya berada dihadapanku diluar kotak pinalty sekitar 15M dari gawang lawan.. dengan tidak menunggu lama Aku pun mencoba menenangkan diri dan menendang bola dengan teknik yang tinggi,, bola meluncur dengan pasti ke sudut bawah gawang dan sedikit membentur tiang gawang dan masuk.. Aku pun berlari menuju sudut lapangan dan rekan-rekanku mengejarku seakan mau menghajarku.. kami pun bersorak gembira.. para pendukung kami pun tidak dapat menahan kegembiraan tersebut karena skor telah berubah menjadi 2-1.. dan tidak lama peluit panjang pun berbunyi tanda pertandingan telah berakhir yang dimenangkan pihak tuan rumah LIVERPOOL FC JUNIOR...   Dan saat bersamaan terdengar jelas ditelingaku, mereka ( para fans ) menyeru-nyerukan namaku.. sungguh gak bisa dibayangkan dchh.. gimana rasanya.. sungguh pengalaman yang luar biasa.. dan ternyata orang yang menjadi kebanggaanku berada disana melihatku bermain.. siapa lagi dia (Steven Gerrard ) sang Icon nya kota liverpool.. Dia memberikan rasa hormat kepadaku..

Kami semua melalui musim ini dengan senang meskipun berada di runner up akhir musim.. tepatnya berada dibawah arsenal fc junior.. AKu merasa saaaangat senang dikarenakan ini adalah musim pertamaku bersama tim..Aku berada disana sekitar 3 musim..


hahaha tapi tunggu dulu gan .. 
cerita ini ditulis karena sebuah impianku yang tak kunjung terpenuhi..
makanya Aku tuangkan disini.. pasti kagak ngarti ya semuanya..
ini hanya sebuah cerita ane ajahh.. tapi serukan gan.. jangan marah y gan..

agar bisa merasa plong.. oeh iya Liverpool adalah tim favoritku...
Ini ceritaku.. dan apa ceritamu..????
Terimakasih...>>

Tidak ada komentar:

Posting Komentar