Selasa, 13 Mei 2014

Kumpulan Doa pendek sehari-hari

Ketahuilah bahwa keseharian kita selalu diintai bahaya terutama dari syaitan..untuk menghindari atau supaya kita dilindungi senantiasalah berdoa kepada Allah SWT.. Dari mulai kita bangun tidur sampai kita tidur kembali..

Doa-doa sebelum tidur

Doa Memohon Dikasihani Bila Diambil Nyawanya dan Dipelihara Jika Dihidupkan Kembali

بِاسْمِكَ رَبِّي وَضَعْتُ جَنْبِي وَبِكَ أَْرْفَعَُهُ فَإِن أَمْسَكْتَ نَفْسِي فَارْحَمْهَا وَإِنْ أَرْْ سَلْتَهَا فَاحْفَظْهَا بِمَا تَحْفَظُ بِهِ عِبَادَكَ الصَّالِحيْنَ

BISMIKA RABBII WA DHA’TU JAMBII, WA BIKA ARFA’UH, FA IN AMSAKTA NAFSII FARHAMHAA, WA IN ARSALTAHAA FAHFAZHHAA, BIMAA TAHFAZHU BIHII ‘IBAADAKASH SHAALIHIIN.
Artinya: “Dengan menyebut nama-Mu, wahai Tuhanku, aku baringkan lambungku; dan dengan menyebut nama-Mu, aku angkat lambungku. Jika Engkau ambil nyawaku, kasihanilah dia; dan jika Engkau lepaskan, peliharalah dia dengan cara yang Engkau lakukan kepada hamba-hamba-Mu yang shalih.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Doa Memohon Dipelihara dari Siksa Neraka

(اَللّهُمَّ قِنِيْ عَدَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ (3

ALLAHUMMA QINII ‘ADZAABAKA YAUMA TAB’ATSU ‘IBAADAK. (3X)
Artinya: “Ya Allah, peliharalah diriku dari siksa-Mu pada saat Engkau bangkitkan hamba-hamba-Mu.” (3X) (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

Doa Memohon Dimatikan dan Dihidupkan sebagai Muslim

بِاسْمِكَ اللّهُمَّ اَمُوتُ وَأَحْيَا

BISMIKA ALLAAHUMMA AMUUTU WA AHYAA.
Artinya: “Dengan menyebut nama-Mu, wahai Tuhanku, aku mati dan aku hidup.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Doa Memohon Dicukupi dan Dilindungi

…اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِي اَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَكَفَانَا وَآوَانَا

ALHAMDU LILLAAHIL LADZII ATH’AMANAA WA SAQAANAA, WA KAFAANAA, WA AAWAANAA,…
Artinya: “Segala puji bagi Allah, Tuhan yang memberi makan dan minum kepada kami, mencukupkan, dan memberi perlindungan kepada kami,…” (HR. Muslim)

Doa Apabila Susah Tidur

اللّهُمَّ غََارَتِ النَُّّجُومُ وَهَدَأتِ الْعُيُونُ وَأَنتَ حَيٌّ قَيُّْومٌ لاَّ تَأْخُذُكَ سِنَةٌ وََّلاَ نَوْمٌ يَاحَيُّ يَاقَيُّْمُ أَهْدِيْ لَيْلِي وَأَنِمْ عَيْنِي

ALLAHUMMA GHAARATIN NUJUUMU WA HADA’ATIL ‘UYUUNU WA ANTA HAYYUN QAYYUUMUL LAA TA’KHUDZUKA SINATUW WA LAA NAUUM, YAA HAYYU YAA QAYYUUMU AHDI’LAILII, WA ANIM ‘AINII.
Artinya: “Ya Allah, bintang-bintang tenggelam dan semua mata tertidur lelap, sedangkan Engkau Mahahidup abadi lagi terus-menerus mengurus makhluk-Mu, Engkau tidak pernah terkena kantuk dan tidak pula tidur. Wahai Yang Mahahidup abadi lagi terus-menerus mengurus makhluk, tenangkanlah malamku dan pejamkanlah mataku.” (HR. Ibnu Sunni)

Doa ketika Terbangun karena Terkejut

أَعُوْذُبِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ غَضَبِهِ وَعِقاَ بِهِ وَشَرِّ عِبَادِهِ وَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ وَ أَنْ يَّخْضَُرُونِ

A’UUDZU BI KALIMAATILLAAHIT TAAMMAATI MIN GHADHABIHII WA ‘IQAABIH, WA SYARRI ‘IBAADIH, WA MIN HAMAZAATISY SYAYAATHIINI WA AY YAHDHURUUN.
Artinya: “Aku berlindung (kepada Allah) dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari murka dan siksa-Nya, dan hembusan-hembusan setan, agar mereka tidak menyentuhku.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

Doa ketika Bermimpi Buruk

أَعُوْذُبِ اللهِ مِنَ الشَّيَاطِيْنِ وَ مِنْ شَرِّ مَا رَآى

A’UUDZU BILLAAHI MINASY SYAITHAANI WA MIN SYARRI MAA RA’AA.

Artinya: “Aku berlindung kepada Allah dari setan dan dari segala hal yang tidak baik dalam mimpi.” (HR. Muslim)

DOA BANGUN TIDUR

Doa Memohon Dihidupkan kembali dalam Keadaan Baik

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

ALHAMDU LILLAHIL LADZII AHYAANAA BA’DA MAA AMAATANAA WA ILAIHIN NUSYUUR.
Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami; dan hanya kepada-Nya lah tempat kembali.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Doa Memohon Diberi Kesehatan dan Dibantu untuk Mengingat-Nya

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِي عَافَانِي فِي جَسَدِي وَ رَدََّ عَلَيَّ رُوْحِِي وَ أَذِنَ لِي بِذِكَْرِهِ

ALHAMDU LILLAHIL LADZII ‘AAFAANII FII JASADII, WA RADDA ‘ALAYYA RUUHII, WA ADZINA LII BI DZIKRIHI.
Artinya: “Segala puji bagi Allah, Tuhan Yang memberikan kesehatan pada tubuhku, mengembalikan ruhku kepada diriku, dan mengizinkan aku untuk menginginkan-Nya.”(HR. Tirmidzi)

Doa Memakai Pakaian

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِي كَسَانِي هَذَا (الثَّوبَ) وَرَزَقْنِيهِ مِنْ غَيْرِ تَوْلٍ مِنِّي وََلاَ قُوَّةٍ

ALHAMDU LILLAAHIL LADZII KASAANII HAADZATS TSAUBA WA RAZAQNIIHI MIN GHAIRI HAULIM MINNII WA LAA QUWWAH.
Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah mengenakan pakaian ini kepadaku dan mengaruniakannya kepadaku, padahal diriku tidak mempunyai daya dan kekuatan.”(HR. Tirmidzi, Abu Dawud, dan Ibnu Majah)

Doa Memakai Pakaian Baru

اللّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنتَ كَسَوْتَنِيهِ أَسْأَ لُكَ مِنْ خَيْرٍهِ وَخَيْرٍ مَا صُنِعَ لَهُ وََ أَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّهِ وَ شَرِّ مَا صُنِعَ لَهُ

ALLAHUMMA LAKAL HAMDU ANTA KASAUTANIIH, AS’ALUKA MIN KHAIRIHII WA KHAIRI MAA SHUNI’A LAH, WA A’UUDZU BIKA MIN SYARRIHII WA SYARRI MAA SHUNI’A LAH.
Artinya: “Ya Allah, segala puji bagi-Mu, Engkau lah yang mengenakan pakaian ini kepadaku. Aku memohon kepada-Mu kebaikan dari pakaian ini dan kebaikan pemakaiannya. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan pakaian ini dan semua keburukan pemakaiannya.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

Doa Melepaskan Pakaian

بِسْمِ اللهِ الَّذِي لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ

BISMILLAAHIL LADZII LAA ILAAHA ILLAA HUWA.
Artinya: “Dengan menyebut nama Allah yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia.” (HR. Ibnu Sunni)

Itulah beberapa kumpulan doa sehari-hari bahasa arab dan latin, semoga bermanfaat bagi kita semua. Kumpulan doa sehari-hari islam bahasa arab bahasa latin serta artinya, duniabaca.com kutip dari indonesiaindonesia.com

Semoga kita selalu dilindungi oleh Allah SWT.. Follow @Basuki91

Info singkat dan padat tentang Liverpool fc


You'll Never Walk Alone 

Liverpool Football Club, klub sepakbola profesional yang bermarkas di daerah Merseyside, kotaLiverpool, barat laut Inggris. Klub yang juga berjuluk The Reds ini berdiri pada 15 Maret 1892, didirikan oleh John HouldingJohn Holding mendirikan Liverpool F.C. karena berselisih dengan klub sepakbola Everton F.C. yang ketika itu menyewa lapangan Anfield milik John Houlding.


John Houlding tak pernah menyangka, kalau ternyata klub yang diberinya nama Liverpool F.C. bakal sukses dan melegenda. Lebih dari 100 tahun, belum ada satu pun klub Inggris yang mampu menyamai pencapaian prestasi Liverpool; Juara Liga 18 kali, juara Piala FA 7 kali, juara Piala Liga 7 kali, juara Piala Eropa 5 kali, dan juara Piala UEFA 3 kali. Everton enggan membayar biaya sewa stadion yang dinaikkan oleh John Holding. Everton F.C. sendiri memutuskan untuk pindah ke Goodison Park.



Pelatih pertama The RedsJohn McKenna, membawa 13 pesepakbola profesional dari Skotlandia keLiverpool. Untuk menyertai Liga Inggris, Liverpool harus bermain di Liga Lancashire terlebih dahulu. Pertandingan perdana Liverpool pada Liga Lancashire, berkesudahan dengan kemenangan 8-0 diAnfield, atas lawannya Higher Walton. Gol pertama bagi Liverpool dilesakkan oleh Malcom McVean.



Musim pertama di Liga Lancashire (1892/93), Liverpool berhasil keluar sebagai juara. Dengan ini,Liverpool berhak ikut dalam kompetisi Liga Inggris Divisi 2. Tahun pertama (1893/94) menjalani kompetisi Liga Inggris Divisi 2, Liverpool langsung meraih juara, bahkan dengan rekor tanpa kalah. Dalam pertandingan play-off, Liverpool menundukkan Newton Heath (kelak menjadi Manchester United) dengan skor 2-0, dan berhak mengikuti Liga Inggris Divisi 1 (liga tertinggi di Inggris saat itu)





Kisah perjalanan Club Liverpool FC :


Berdirinya LFC diawali ketika saingan terbesar dan klub tetangga, Everton, bermula dari sebuah masalah dengan Everton yang membuat LFC berdiri. Ketika Liga sepakbola digelar untuk pertama kalinya pada tahun 1888, Anfield adalah salah satu Stadion pertama yang menjadi penyelenggara. Pada Sabtu 8 september 1888, pertandingan Liga pembuka, Anfield menyambut team tamu Accrington yang bermain tidak dengan ‘the Reds’ melainkan ‘the Blues’ Everton FC.

Warna biru dan putih kotak-kotak milik Everton menjadi sebuah pertanda bagi mereka di Anfield ketika memenangkan Liga Inggris pada tahun 1891, tapi ini adalah awal yang sulit bagi Everton. Sebenarnya Kedua team Everton dan LFC berutang banyak akan keberadaannya pada para pendeta dan pemuda dari gereja St. Domingo dan juga kepada John Houlding — Gubernur Liverpool yang membuat Everton meninggalkan Anfield dan yang membentuk LFC.
Klub sepakbola St. Domingo pada awalnya dibuat sebagai wadah bagi para pendeta dan pemuda gereja agar bisa diarahkan dan lebih akrab satu sama lain dengan tujuan keagamaan. dengan pelatihan yang rutin dan bertanding kesana kemari. dalam setahun bermain dan berlatih di Stanley Park, mereka menamai klubnya Everton FC, untuk menghargai nama tempat dimana mereka didirikan. Klub St. Domingo sebenarnya tidak memulai pertemuan antar pemainnya di gereja, melainkan disebuah motel di Village Street yang disebut "Ye Anciente Everton Toffee House". dari sanalah Everton FC mendapatkan julukan“The Toffees”. dan dengan menamai klubnya Everton, klub yakin kalau mereka akan dikenal oleh para pendukungnya dari luar kota yang banyak menanyakan, “Dibagian manakah kota Everton berada?” pada awalnya Everton bermain dan berlatih diberbagai tempat di Liverpool tapi seringnya mereka berlatih dilapangan kosong diwilayah Stanley Park antara Anfield Road dan Walton Breck Road. maka lahirlah salah satu nama besar di dunia sepakbola - Anfield. Klub berkembang dan mendapat sokongan dana dan pengarahan dari Presiden Klub John Houlding.



Houlding adalah pemilik pabrik bir dan anggota DPRD setempat yang lalu menjadi Gubernur kota Liverpool. walaupun beliau akhirnya menjadi orang terlupakan di kota liverpool, setidaknya sebuah plakat perunggu masih menempel di Directors’ Lounge di stadion Anfield dan sebuah lukisan foto cat minyak menggantung di museum klub untuk menghargai cita-cita dan perannya. Bagi seorang yang berjasa akan perkembangan Everton dan pendiri dari LFC, sungguh tragis betapa dia dilupakan. tapi ada beberapa landmark dimana Houlding dikenal sebagai “John of Everton”. sebuah jalan kecil dinamai Houlding Street yang dipojokannya ada sebuah bar bernama “Sandon”. Sandon adalah kepunyaan Houlding dan dia memimpin pertemuan-pertemuan Everton disana, diruangan pavilyun dibagian belakang bar. tempat tersebut digunakan juga sebagai tempat berganti pakaian bagi para pemain untuk beberapa tahun.



Kedua klub, Everton dan Liverpool pun untuk pertama kali difoto adalah didepan pavilyun tersebut. yang menjadi pertanyaan akankah Everton akan menjadi salah satu anggota pendiri dari Liga sepakbola pada tahun 1888 kalau tanpa bantuan Houlding? Dia membawa Everton ke Anfield pada tahun 1884, Sebelumnya mereka menyewa sebuah lapangan kecil di Priory Road, disebelah utara Stanley Park. tapi mereka terusir karena kebisingan yang terjadi setiap mereka mengadakan pertandingan. Maka Houlding menemui temannya sesama pemilik pabrik bir, Mr. Orrell. yang mempunyai tempat di Anfield Road dan menjalin perjanjian bisnis demi mempunyai sebuah stadion kandang. Tapi dari keputusan itulah kritik berdatangan bertubi-tubi pada sang presiden klub dari jajaran pengurus Everton, dan krisis itu memuncak pada tahun 1892. bukan hanya sewa lapangan saja yang menjadi pokok permasalahan yang mengganggu jajaran pengurus. Houlding menetapkan bahwa hanya bir produksinyalah yang berhak dijual selama pertandingan kandang. dan dia pastinya meraih keuntungan banyak dari keputusan tersebut. Walau bagaimanapun, tetap John Houlding lah yang menolong Everton keluar dari masalah keuangan untuk membeli pemain atau merenovasi lapangan. Penggunaan Sandon Bar sebagai ruang gantipun adalah keputusan yang lagi-lagi menguntungkan Houlding sendiri karena para pemain akan meminum produknya disana.



Sebuah surat di harian Liverpool Echo pada Januari 1892 menyatakan bahwa Houlding tidak ingin para pemainnya keluar dari bar, penulis mengatakan,” itu sangat memalukan bagi sebuah klub besar seperti Everton, para pemain harus keluar dan berjalan melewati sekumpulan orang mabuk pada setiap hari pertandingan.” Konflik berkepanjangan mengenai bagaimana mengelola sebuah klub sepakbola dan juga bisnisnya memuncak pada musim 1889-90. ketika sewa lapangan Anfield kembali naik. Everton harus membayar 100 pound pada tahun 1884, dan pada musim 1889-90 Houlding menetapkan Everton harus membayar 250 pound. Dan dia pula yang punya solusi bagaimana keluar dari masalah itu. salah satunya adalah menjadikan Everton sebuah klub profesional. pada 15 sept 1891 dia memimpin sebuah pertemuan tentang itu. Harian lokal dilarang meliput pertemuan itu olehnya, karena menurutnya akan menimbulkan masalah. Houlding menyarankan Everton membeli Anfield dan tanah disekitarnya yang ternyata juga masih miliknya. dengan penawaran harga yang tinggi tentu saja para pengurus menolak tawaran tersebut. Walaupun dengan keuntungan yang didapat dari perkembangan pesat dunia sepakbola dan klub itu sendiri nantinya, sebenarnya tanah mahal itu akan menjadi aset sangat besar. Pada bulan Oktober 1891, situasi yang masih deadlock antara Houlding dan jajaran pengurus tentang masa depan Everton FC menjurus pada keputusan para pengurus dan pemain Everton untuk pindah dan mencari lapangan baru. Pada pertandingan kandang melawan Cliftonville bulan April 1893, Houlding menjelaskan mengapa situasi itu menjadi rumit dan memuncak. sebenarnya dia sudah memberikan keringanan dengan meminjamkan lapangan tanpa uang sewa sampai Everton bisa menghasilkan uang. apabila klub itu pindah mereka dan dia sendiri akan kehilangan keuntungan dari itu semua.

Selain tidak mendapatkan keuntungan dari keadaan tersebut, masalah yang membuat muak jajaran pengurus Everton adalah rencana Houlding menjual Anfield dan tanah disekitarnya yang tentunya menguntungkan dia sendiri. Houlding merasa itu adalah wajar dan setara dengan pengorbanannya pada klub selama 9 tahun ini. Houlding adalah seorang pebisnis ambisius, dan dia melihat masa depan dari klub itu sendiri. maka dia menginginkan klub untuk mempunyai lapangan sendiri tidak menyewa dan bisa berkembang dari sana. Sayangnya sebagian besar pengurus Everton tidak berpandangan sama dengannya dan mereka merasa kurang percaya diri.


Mereka lebih suka menyewa dalam jangka waktu lama untuk sebidang tanah, tetapi bila mengikuti harga yang ditawarkan Houlding itu terlalu tinggi. Para pengurus bereaksi dengan penawaran Houlding dengan menawar dibawah harga yang dia tawarkan. Houlding menolak tawaran tersebut dan menyatakan dia bukan anak kemarin sore. “Saya tidak pernah mengerti mengapa seseorang yang sudah berbuat banyak untuk klub dan membantu para pengurus mendapatkan perlakuan sedemikian rupa.” Jajaran pengurus terpecah antara Houlding dan Everton pada tanggal 12 maret 1892. Pada sebuah pertemuan yang dipimpin saingannya George Mahon, dan tidak disangka John Houlding datang menghadiri pertemuan tersebut. Mahon akhirnya berdiri dari kursi presiden klub, tapi karena Houlding merasa dikelilingi musuhnya diapun mengatakan,”Saya disini sedang disidang dan seorang terdakwa tidak pernah duduk dikursi hakim”. lalu dia pergi dan diikuti oleh 18-19 orang jajaran pengurus lain yang loyal padanya. Beberapa hari kemudian di rumah Houlding di Anfield Road dimana dia dan para pengurus Everton yang setia padanya berniat membentuk sebuah klub baru. dan atas saran dari seorang penggila bola William E. Barclay, mereka disarankan untuk menggunakan nama: LIVERPOOL. dan akhirnya LFC terbentuk pada tanggal 15 Maret 1892. Barclay adalah Sekjen pertama Everton ketika klub itu mengikuti liga musim 1888, dan diapun kembali menjadi Sekjen pertama kali untuk LFC. sebelum saran dari Barclay itu sebenarnya ada sebuah kejutan yang dilakukan Houlding untuk membentuk ‘Everton tandingan’.



Pada tanggal 26 Januari 1892 Houlding mencoba meregistrasikan nama ‘Everton Football Club and Athletic Grounds Company” di London. karena dia berpendapat nama Everton FC belum pernah diregistrasikan, maka dia berharap bisa mengambil alih dengan cara tersebut. tapi dengan keputusan Football Council pada pertemuan 4 februari 1892 rencana itu kandas sudah, hasil pertemuan memutuskan bahwa tidak dibenarkan klub baru mempunyai nama yang sama dengan klub yang sudah ada di liga. Pada saat yang sama para pengurus Everton, dan diantara mereka para pendiri dari Gereja St. Domingo, membuat perjanjian untuk membeli tanah di sebelah utara Stanley Park, tanah tersebut bernilai 8,090 pound. 4 dari mereka mengeluarkan masing-masing 1000 pound untuk mendapatkan perjanjian tersebut. sementara Houlding, harus memulai dari bawah dengan sebuah klub barunya untuk bermain di liga. Karena tidak berhasil mendapatkan nama Everton FC. akhirnya dia menerima tawaran sekjennya dan menamai klub barunya sama dengan nama kota tempat tinggalnya daripada hanya memakai nama satu wilayah saja. dan pada tahun 1894 klub mengadopsi warna kebanggaan kota sebagai warna kaus team, yaitu merah. dan pada tahun 1901 menggunakan maskot kota Liverbird sebagai logo di dada para pemain. Sebagian besar staff, pelatih dan para pemain memilih bergabung di Goodison bersama Everton FC, maka LFC harus dibangun dari nol.



Untungnya tersisa pelatih John McKenna yang loyal pada houlding dan sekjennya Barclay. sebagian besar anggota tim dibawa oleh McKenna, seorang yang Irlandia sejati dan dinamis. John ‘Jujur’ McKenna telah melakukan hal paling berjasa dibandingkan orang lain di sepakbola Inggris. dia adalah Pelatih di Anfield selama 30 tahun pertama, dan juga mendapatkan kedudukan sebagai Presiden klub untuk 2 musim. dia adalah anggota dari FA Council dari tahun 1905, dan menjadi Presiden Liga Primer pada tahun 1910, dan menjadi wakil presiden FA pada tahun 1928. McKenna pun pernah memimpin di beberapa komite sebelum dia akhirnya meninggal pada tahun 1936. Dia adalah orang yang dihormati dipersepakbolaan inggris, dengan keunikan dan keterampilannya mengatur sebuah strategi dalam pertandingan. Houlding mungkin adalah pendiri LFC, tapi McKenna adalah otak dibalik kesuksesan diawal berdirinya LFC. Kesuksesan yang meroket didunia persepakbolaan Inggris saat itu membuktikan bahwa kemampuan John McKenna sebagai Manajer dan Pengendali team. dengan pinjaman lunak dari Houlding sebesar 500pound yang tak pernah terbayarkan kembali, McKenna mencoba membangun dengan uang yang minim dengan merekrut 12 pemain lebih dari Skotlandia. Keputusannya ini membuat LFC dikenal sebagai “team yang semua pemainnya bernama Macs” karena hampir semua pemain bermarga ‘Mc’. Tapi walau diantara orang-orang skotland itu, pada formasi awal penjaga gawang Bill McOwen sebenarnya adalah orang Inggris asli. pada awal pendiriannya, Liverpool ditolak bergabung di liga primer dan mereka harus memulai dari liga terbawah yaitu Lancashire League. Pada awal September 1892 Liverpool FC bertanding untuk pertama kali di Anfield melawan Rotherham dari Midland League dalam pertandingan persahabatan. Pada hari yang sama Everton memainkan pertandingan pertamanya di Goodison, dibagian lain Stanley Park. persaingan sudah dimulai! team manakah yang mendapatkan dukungan dari para warga Liverpool? Presiden Liverpool mengumumkan di sebuah harian,” tidak ada pertandingan yang lebih baik dari LFC yang pantas disaksikan di kota ini”. itu merupakan pesan untuk Everton. dan suratkabar tersebut menuliskan,”Councillor J. Houlding membuka pertandingan dengan menendang bola pertama”. Liverpool menang telak 7-1. McVean adalah pencetak gol pertama untuk LFC pada babak pertama. Yang disayangkan hari itu adalah hanya segelintir orang yang hadir menyaksikan pertandingan tersebut, karena lebih dari 10.000 orang lebih suka datang ke Goodison. 



Beberapa hari kemudian LFC menjadi tuan rumah untuk pertandingan pertama Liga Lancashire. Pada 3 september 1892 LFC menjamu Higher Walton dan kembali menang telak 8-0. Pertandingan tertunda beberapa jam karena keterlambatan tim tamu. Dan kembali hanya beberapa ratus orang yang menjadi saksi kemenangan besar di pertandingan pertama tersebut. Sang kapten pada saat itu, McVean, memenangkan lempar koin dan memilih bagian lapangan yang menghadap ke Anfield road pada babak pertama. Dan itu menjadi tradisi bagi banyak Kapten tim LFC untuk mengikuti hasil lempar koin pada pertandingan itu.




Gelar Juara Liga Primer Pertama kali Liverpool FC pada tahun 1901

Setelah 8 tahun masuk di kancah Liga Premier, LFC bangkit memuncaki Liga inggris dengan gelar juara ditangan yang menjadi modal untuk generasi Anfield selanjutnya. Benih kesuksesan ini sudah di tebarkan sejak 1896 ketika LFC memutuskan merekrut Legenda sepakbola Tom Watson menjadi Manajer Tim. hasilnya adalah tim ini tidak bisa diremehkan. salah satu gebrakan pertamanya adalah mengontrak Alex Raisbeck yang sangat inspirasional 2 tahun kemudian. berkat tangan dingin Watson lah tim juara LFC dibangun.


Dengan Raisbeck sebagai pemimpin di belakang, dan Bill Perkins yang handal dibawah mistar gawang. didampingi oleh Billy Dunlop pemain internasional Skotlandia sebagai Full-Back dan pemain sayap jack Cox yangmenyisir sisi lapangan membantu assist bagi Sam Raybound si penyerang. tim LFC musim 1900/01 dilansir adalah tim dengan kemampuan terbaiknya. Semua ini terjadi pada jaman kumis baplang, ketika para pemain LFC berganti pakaian di Sandon dan berkemas untuk pertandingan away dengan menggunakan kereta atau kereta berkuda.



Anfield yang pada masa itu hanya mampu menampung 20.000 penonton pada setiap pertandingan di akhir pekan. dan pada setiap harinya kambing mengunyah rumputnya dan memberikan pupuk alami dari kotorannya. juga masa keruntuhan ratu Victoria yang mendominasi koran-koran lokal. Gol dari Robertson, Satterhwaite dan Raybound membuat LFC mengawali musim dengan sempurna ketika mengalahkan Blackburn Rovers 3-0 di Anfield pada pembukaan musim didepan 20.000 pendukungnya.



The Reds sedang membabi buta dengan mengemas kemenangan selanjutnya 2-1 melawan Stoke City, lalu membungkam West Bromwich Albion telak 5-0 menjadikan 3 kemenangan berturut-turut bagis skuad Tom Watson. meskipun begitu Aston Villa yang mempunyai selisih pertandingan lebih banyak memuncaki klasemen saat itu. Penyerang Sam Raybound bersama Tommy Robertson, masing-masing mengemas 1 gol disetiap pertandingan dalam 3 pertandingan terakhir. dan Raybound kembali mencetak gol pada Merseyside Derby di Goodison Park. Tendangan pada menit 46 membungkam mulut para pendukung The Toffees yang sudah memimpin dibabak pertama. dengan hasil imbang di derby tersebut kemenangan penuh LFC pun berakhir. pada minggu depannya LFC menjamu favorit juara musim itu Sunderland. dan mereka mengalami kekalahan pertama dikandang pula.



LFC dibekap dengan 1-2 di Anfield, dan itu menjadi titik balik dari kemenangan berturut-turut di awal musim. Bagi pelatih Watson, kalah dari klub asalnya adalah kenyataan pahit yang harus ditelan, tetapi dialah yang akhirnya akan tertawa untuk terakhir kalinya nanti di akhir musim. Kemenangan bagi Notts County dan Wolves menambah kekalahan menjadi berturut-turut bagi LFC. dan sementara tergeser ke papan tengah di urutan klasemen, tetapi sebuah kemenangan besar 5-1 kembali mengumpulkan keyakinan para pemain dan supporter di Anfield. kemenangan 5-1 itu menghancurkan favorit juara lainnya, Aston Villa.seperti biasa ditengah musim keadaan mulai berbalik memburuk, dengan tidak konsistennya para pemain semakin menghantui The Reds. setelah kalah dari Sheffield dan United yang lalu ditutup dengan kemenangan dari Manchester City 4-3.



Andy McGuigan membalikan keadaan dibabak kedua dan menghadiahkan kemenangan bagi the Reds dengan semua golnya setelah tertinggal 2-3 dibabak pertama. Seiring pergantian tahun dengan keyakinan penuh dari para Liverpudlians tetapi kenyataannya gelar juara semakin jauh dari jangkauan. walaupun pada awal abad itu diawali dengan kemenangan 3-1 dari Stoke City, tetapi kekalahan menyakitkan dari Everton dikandang dan minggu berikutnya dari Bolton semakin memudarkan harapan juara bagi the Reds. Pada pertengahan Februari, LFC terdampar di posisi 8 klasemen, tertinggal 9 poin dari pimpinan klasemen, Nottingham Forest. tetapi dengan determinasi tinggi yang akhirnya menjadi ciri khas team juara ala LFC di masa akan datang, hasil-hasil yang gemilang datang belakangan untuk berjuang meraih gelar juara. pada 23 Februari, Watson membawa tim melawat ke klub lamanya, Roker Park. dan bukan mustahil kembali ke kandang lama dengan sebuah senyuman menjadi hadiah manis setelah Jack Cox mengemas gol penting 1-0 untuk membuktikan ini adalah kebangkitan yang tak bisa ditangguhkan lagi.



Wolves, Villa dan Newcastle berhasil dikalahkan oleh the Reds yang perlahan-lahan kembali bergeser menuju ke posisi dua klasemen dan gol Raybound pada menit 75 di Anfield pada tanggal 8 April 1901 menjadi pertanda kemenangan penting dan menggeser penghuni posisi kedua klasemen, Notts County.Membuat persaingan semakin ketat dengan selisih 5 point dari pemimpin sementara Sunderland dengan 3 pertandingan sisa ditangan menjadikan kesempatan untuk mengangkat Piala Juara untuk pertama kali semakin didepan mata bagi para Merseysider. Kemenangan atas Sheffield United atas perolehan gol dari goal getter terbaik the Reds Raybound, pada Senin Paskah mensejajarkan LFC dengan Rokerites pada posisi puncak klasemen menjadikan persaingan juara semakin memanas saat itu. Dibayang-bayangi oleh Nottingham Forest di posisi ketiga semakin memanaskan persaingan, apalagi the Reds harus menghadapi mereka di Anfield. dan kembali the Reds bernafas lega setelah Cox dan Goldie mengakhiri mimpi Nottingham Forest untuk menyaingi the Reds dalam persaingan gelar juara dan semakin mengamankan posisi the Reds di posisi kedua klasemen.



Tiga hari sebelumnya Sunderland sudah mengemas kemenangan 2-0 atas rival sedaerahnya Newcastle United dan tetap memuncaki klasemen dengan hanya perbedaan selisih goal. menjadikan persaingan untuk menjadi juara bagi LFC ada di pertandingan away melawan West Brom 29 April nanti. Dengan hasil seri dengan Albion dan raihan 1 poin saja cukup bagi the Reds untuk memenangi kejuaraan. tapi The Baggies tidak akan menyerah begitu saja atau mungkin akan membalikan keadaan dan the Reds tidak mau kompromi dengan segala kemungkinan itu. Sejak dari peluit pertama the Reds berjuang hidup dan mati, akhirnya itu semua membuka jalan menuju kemenangan setelah berhasil memimpin di babak pertama melalui gol dari Walker yang menyambut bola rebound tendangan Raybound yang berhasil ditahan kiper the Baggies. pada babak kedua bomber tuan rumah memborbardir kiper Bill Perkins dari berbagai sudut tetapi pertahanan the Reds mati-matian berusaha mempertahankan kemenangan demi gelar juara pertama mereka. sebuah kemenangan yang sangat layak akhirnya diraih juga dan sebuah jawaban bagi para kritikus yang mengomentari kans bagi the Reds diawal musim.



Perjuangan Perkins, Goldie dan Robertson menjadi semakin lengkap ketika Raybound menjadi top skorer dengan 16 gol dan Raisbeck sang skipper menjadi inspirasi bagi semua pemain the Reds. pada akhir musim koran Liverpool Echo mencatat,” kemarin adalah persaingan yang sengit dipuncak klasemen antara LFC dan Sunderland yang harus berakhir hingga hari terakhir di musim ini. tetapi para pemuda Anfield pantang menyerah. sejak awal tahun 1901 mereka hanya 2 kali kalah, dan anak-anak LFC satu-satunya tim yang mencetak gol lebih banyak dipertandingan tandang dibandingkan di kandang sendiri (23 gol dengan 22 gol) ini adalah hasil yang memuaskan. Pada pertandingan tandang mereka menang 7 kali dan seri 5 kali, dengan mengemas 19 poin dari 34, lebih dari setengah perolehan poin mereka. kenyataan menyebutkan kalau pertahanan LFC menduduki peringkat terbaik di liga. LFC pun mengemas gol terbanyak 59 dibandingkan dengan Sunderland dengan 57 gol." Setelah kemenangan melawan West Brom, juara baru kembali ke Liverpool menggunakan kereta dan mereka di sambut di Central Station malam harinya oleh ribuan fans yang mengeluk-elukan mereka. Raisbeck dibopong oleh para fans sepanjang jalan menuju Anfield yang penuh oleh para fans, sementara drum dan pipebag trompet band membawakan lagu yang cocok dengan momen tersebut, “The Conquering Hero”. Sementara para pemain lainnya dan para manajer dan staff kembali ke Anfield menaiki kereta kuda dengan bangga dan senyum lebar sambil mengangkat trophy Liga tinggi-tinggi. Akhirnya, Trophy Liga Primer sudah mengisi lemari kosong itu untuk pertama kalinya, bukan berarti itu akan menjadi trophy yang terakhir.


gimana ?? udah tau kan sejarah singkat Liverpool fc .. follow @Basuki91

Minggu, 22 Desember 2013

Galery Kemenangan Akhir Tahun 2013


1.Siap untuk menendang bola;


2. selebrasi setelah mencetak gool;



3. IPMS 2013 & Offisial;


4. Setelah juara;



5. Foto bareng suporter;



Alhmdulillah dapat membawa Tim menang.. 


Minggu, 20 Oktober 2013

Andaikan Kau Tau ( Accustic version )


ANDAIKAN KAU TAU


intro : C G 
C        G           Am  
kuberharapkan bisa 
          F         G          C
membuatmu tersenyum
C         G                 Am
dan slalu menginginkan 
            F     G        C
wajahmu trus berseri

     C     G        Am
* ku tau dirimu
       F     G      C
slalu memikirkanku
C      G       Am
begitu juga diriku
      F       G         C
slalu memikirkan mu

intro : C G Am F G C 2x
C         G        Am
kau bisa menerima
          F        G        C
cinta yang kuberikan
C      G              Am
rasakanlah hangatnya
         F          G            C
dan peluklah warnanya

kembali ke *
Reff
    C         Em       F G C
andaikan kau tau
C Em       F G
apa isi hati ku.....
      Am     Em          F     G     
ku slalu mencintai dirimu
Am     Em         F    G
dengan sepenuh hati.
C     G
andai kau tau

intro : C  G   Am F   G    C     4x

kembali Ke *   ,  
Reff 2x 

"Andaikan Kau Tau" sebutan judul lagu tersebut.. sedikit cerita tentang lagu tesebut. Ini bermula waktu Aku berada dibangku sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTP) lebih tepatnya kelas VIII MTs.. kalo gak salah waktu sekolah itu adalah waktunya untuk membangga-banggakan diri, pengen populer disekolah, kalo bisa smpe' keseluruh sekolah..hahahaha biasa pengen jadi anak gaul.. karena pengen populer Aku dan juga' teman-teman sekelasku membuat grup band.. yaaa kalo gak salah waktu itu namanya THUNDER BAND.. sedikit sanger/ganas kan gan namanya, tapi sebenarnya gak loo.. yaahh bisa dibilang cengengesan semua.. khkhkhkhh lucu ( ketawa donk gan ).dengan berjumlah 6 orang personil termasuk Aku .. Coba tebak Aku berposisi sebagai apa dalam grup..???.. hahaha, pasti jawabnya sebagai gitariskan..??   Aku sebagai vokalis loo  gan.. Dan lagu ini adalah lagu ciptaan pertama grup band kami..

Pertama kali tampil bahasa kerennya launching yaitu didalam kelas sendiri saat ada tugas drama gitu.. walaupun tampilnya didalam kelas tapi berasa berada dipanggung karena penuh dengan desakan penonton baik didalam maupun diluar kelas.. bayangin sendiri dach gan disekitaran jendela penuh dengan jejeran mata penonton..hahaha jadi pengen flashback ke zaman sekolah.. sampe2 pernah diundang untuk tampil di kelas sebelah.. khkhkh :). Dalam waktu sepekan nama kami semua menjadi buah bibir di sekolah..

Dan dikelas IX tahun 2006 adalah untuk pertama kali naik panggung beneran tepatnya diacara festival band dengan membawakan 1 buah lagu pilihan yang telah ditetapkan dan 1 buah lagu ciptaan.. dan dalam festival band tersebut grup kami bisa dibilang  grup band termuda.. pada saat manggung kami tidak masuk sekolah.. yaa dikarenakan tampilnya sabtu pagi.. kami tidak memikirkan mau juara ataupun tidak yang penting kami tampil (titik). yang membuat membanggakan ada seorang guru yang datang dan melihat aksi kami dipanggung.. apakah ia datang dengan sengaja ingin melihat penampilan kami siswanya maupun tidak kami tidak peduli yang pastinya kami merasa bangga...

Kenapa dalam tulisan ini Aku mengangkat topik tersebut  karena merasa kangen ajaa masa-masa sekolah  diwaktu SLTP.. dan kenapa baru sekarang ditulis ..? yaa karena baru sekarang aja tau caranya menulis diblog sperti ini.. dan dulu juga' gak ada facebook maupun twitter, hahaha .. katanya anak gaul..  

Lagu Andaikan Kau Tau masih terpahat jelas dipikiranku sampai saat ini..yaaa mungkin karena Aku vokalisnya kaleee...dan lagu diatas sudah dalam versi akustik yaa... 

Terimakasih gan udah mau melihat, mendengar lagu dan membaca ceritaku yang gak penting barang kali..hahaha .. follow @Basuki91






Jumat, 18 Oktober 2013

I'm a LIVERPOOL

Cerita ini berawal setelah diriku wisuda. Pejalananku bermula ke kota Marseyseid, Liverpool. disanalah perjalanan karierku bermula yakni ditawarkan bermain sepakbola disalah satu klub propesional Liverpool FC junior dengan dengan masa percobaan 6 bulan. “oh iy lupa genk, hobby ku bermain sepakbola”. Lanjut ke cerita ; tidak perlu diceritakan gimana bisanya aku nyampe kesana. Tapi yang pastinya aku dibawa oleh seorang warga Negara asing panggil saja Jhon Henry. Dia bilang bahwa diriku punya talenta besar dan dia sukak liat ku bermain sepakbola. “waaaaah dalam diam ternyata ada yang memperhatikanku saat bermain sepakbola, Cihuuuy “ :P . Dan disaat itulah dia resmi menjadi agen sepakbola ku.. “hahahaha kayak pemain2 eropa aja”.
            Dalam kurunnya waktu, bermain sepakbola ku mulai lihai. Dan bisa dibilang menjadi salah satu tulang punggung klub. Saat bermain diklub Coach (pelatih) menempatkan ku sebagai pemain gelandang serang tengah. Tidak tau kenapa kayaknya dia tau bahwa itu adalah posisi favoritku. Setelah 6 bulan masa percobaan. Dari pihak klub memintaku untuk bermain sedikit lebih lama dan memberikanku kontrak bermain yang berdurasi 2 tahun. Tidak tau berapa bayarannya 2 tahun itu. Tapi yang pastinya dihitung dalam rupiah perpekannya 25.000.000,-. “naaaah perbulan, pertahunnya berapa ? Hitung sendiri aja ya”.
            Cerita sedikit kehidupan ku disana. Ternyata bermain disana sangat berbeda dengan di Indonesia. Disana aku ditempat tinggalkan di mess bersama –sama dengan teman setim ku. Kalau di Indonesia bisa di bilang seperti sebuah apartemen. Mau ngapai aja terserah disana lengkap, baik itu menu makan, permainan. Tapi yang pasti kondisi fisik di cek setiap hari dilakukan oleh seorang dokter medis yang ahli. Hampir Hari-hari ku diisi dengan latihan bersama. Dan waktu untuk menjelajah kota marseysaid setelah waktu latihan berakhir. “Naaaah ada yang kita harus diketahui, bahwa bayaran bermain disana sebenarnya sama dengan di Indonesia. Yang membedakannya mungkin besar nominalnya. Kenapa bisa bilang demikian karena putaran ekonomi disana hamper sama dengan di Indonesia”.

            Kembali fokus di kompetisi, saat itu melawan dengan klub satu kota Everton FC junior. Ini salah satu derby sekota di Liverpool. Diriku diberi coach kesempatan  bermain Line Up pertama sebagai gelandang serang tengah bahasa kerennya playmaker. “masih bingung..?” “oke tak jelasin”; gelandang serang tengah (playmaker) itu biasa disebut sebagai pengatur serangan. Dipertandingan tersebut bermain dengan tensi tinggi dan memanas. Kedua tim saling jual beli serangan dan babak pertama berakhir dengan skor 0-0. Masuklah semua pemain keruang ganti, coach sedikit kecewa dengan permain babak pertama yang tidak berujung goal. Apalagi kami bermain home saat itu atau bertindak tuan rumah. Coach pun memberikan masukan dan motifasi untuk membakar semangat kami semua. Pluit pun berbunyi bertanda babak kedua dimulai. Kami bermain press atau ngotot bertujuan agar tim lawan merasa kewalahan. Tapi nyatanya tim lawan bermain dengan strategi yang sama. Hahaha kayaknya kedua coach mempunyai pemikiran yang sama. Karena keasyikan menyerang, defender atau pemain bertahan sedikit kurang konsentrasi tepatnya dimenit 64’ berawal dari Counter Attack dari Everton FC yang berujung goal pertama selama pertandingan berlangsung dan mereka merayakannya tepat di pendukung kami skor berubah menjadi 0-1. Dalam waktu 10 menit kemudian Liverpool membangun serangan hasil tendangan ku menghasilkan sepak pojok (corner kick). Sepak pojok pun dilepaskan kemudian di sundul oleh pemain depan dan bersarang di sudut dalam gawang lawan. Kami pun merayakan kegembiraan tepatnya disudut lapangan bersamaan dengan gemuruhnya suara para pendukung skor pn 1-1

Lagi-lagi kami bermain dengan memanas .. karena Aku mengantongi kartu kuning setelah menjatuhkan pemain lawan.. hahaha sedikit emosi.. truz memasuki menit-menit akhir.. kami terus menekan tim lawan.. kami mencoba menyerang melalui sayap.. tepatnya di menit 88' bola di lintang kedalam ( crossing ) lalu ditanduk oleh rekan setimku membentur mistar gawang dan bola pun masih berada dalam lapang tepatnya berada dihadapanku diluar kotak pinalty sekitar 15M dari gawang lawan.. dengan tidak menunggu lama Aku pun mencoba menenangkan diri dan menendang bola dengan teknik yang tinggi,, bola meluncur dengan pasti ke sudut bawah gawang dan sedikit membentur tiang gawang dan masuk.. Aku pun berlari menuju sudut lapangan dan rekan-rekanku mengejarku seakan mau menghajarku.. kami pun bersorak gembira.. para pendukung kami pun tidak dapat menahan kegembiraan tersebut karena skor telah berubah menjadi 2-1.. dan tidak lama peluit panjang pun berbunyi tanda pertandingan telah berakhir yang dimenangkan pihak tuan rumah LIVERPOOL FC JUNIOR...   Dan saat bersamaan terdengar jelas ditelingaku, mereka ( para fans ) menyeru-nyerukan namaku.. sungguh gak bisa dibayangkan dchh.. gimana rasanya.. sungguh pengalaman yang luar biasa.. dan ternyata orang yang menjadi kebanggaanku berada disana melihatku bermain.. siapa lagi dia (Steven Gerrard ) sang Icon nya kota liverpool.. Dia memberikan rasa hormat kepadaku..

Kami semua melalui musim ini dengan senang meskipun berada di runner up akhir musim.. tepatnya berada dibawah arsenal fc junior.. AKu merasa saaaangat senang dikarenakan ini adalah musim pertamaku bersama tim..Aku berada disana sekitar 3 musim..


hahaha tapi tunggu dulu gan .. 
cerita ini ditulis karena sebuah impianku yang tak kunjung terpenuhi..
makanya Aku tuangkan disini.. pasti kagak ngarti ya semuanya..
ini hanya sebuah cerita ane ajahh.. tapi serukan gan.. jangan marah y gan..

agar bisa merasa plong.. oeh iya Liverpool adalah tim favoritku...
Ini ceritaku.. dan apa ceritamu..????
Terimakasih...>>